LAPORAN
PERJALANAN
PELAJARAN
LUAR SEKOLAH
Selasa,
16 Februari 2016 SMA N 2 Magelang mengadakan pelajaran luar sekolah atau sering
disebut dengan (PLS). Pelajaran luar sekolah ini diadakan setiap satu tahun
sekali. Untuk tahun ini pelajaran luar sekolah di PT Sritex dan tujuan utama
dari PLS adalah Museum Sangiran. PLS diikuti oleh seluruh siswa kelas X yang
berjumlah kurang lebih 260 siswa. Kami berangkat dari sekolah sekitar pukul
07.00 WIB dengan menggunakan bus yang sudah disediakan oleh sekolah. Ada 6 bus
yang mengantar kami menuju tempat tujuan PLS.
Kunjungan
pertama adalah PT Sritex (Sri Rejeki Isman). PT Sritex terletah di Jalan K.H. Samanhudi 88, Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah.
Kami tiba di PT Sritex sekitar pukul 11.00 WIB. PT Sritex merupakan perusahaan
tekstil di Jawa Tengah. PT Sritex didirikan oleh Bapak Lukminto pada 22 Mei
1978. Dari informasi yang kami peroleh, Pt Sritex merupakan perusahaan
terintegrasi terbesar di Asia Tenggara. Luas PT Sritex 135 hadan dengan 25.000
karyawan yang dibagi menjadi beberapa bagian. Kami rombongan PLS dibagi menjadi
dua keloter karena tidak memungkinkan umtuk satu kali masuk. Saya mendapat
keloter kedua. Di dalam PT Sritex kami hanya memutar tempat produksi saja
karena kebetulan itu bukan jam kunjung. Setelah memutar ruangan yang cukup
besar dan melihat bagaimana produksi tekstil kami keluar dan kembali ke bus
masing-masing. Tidak jauh dari tempat produksi, tepatnya di bagian depan PT
Sritex terdapat sebuah garmen. Di dalam garmen tersebut tersedia berbagai macam
hasil tekstil dari PT Sritex. Hasil tekstilnya bagus dan tidak kalah dengan
brand-brand yang ada di luar. Kami dipersilahkan masuk untuk membeli apa yang
kami inginkan. Setelah puas berbelanja di garmen PT Sritex kami melanjutkan
perjalanan ke Museum Sangiran.
Perjalanan
dari PT Sritex ke Museum Sangiran sekitar dua setengah jam. Kami makan siang di
dalam bus karena khawatir molor dari jadwal. Kami sampai di Museum Sangiran
sekitar pukul 13.00 WIB. Museum Sangiran merupakan museum arkeologi yang
terletak di Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah. Letak museum ini cukup jauh dari
jalan raya. Kami harus masuk ke sebuah desa dengan jalan yang tidak rata.
Apabila tudak ada tugu yang bertuliskan Museum Purbakala Sangiran tidak ada
yang mengira bahwa di dalamnya terdapat sebuah museum yang sangat bagus. Museum
berdekatan dengan area situs fosil purbakala Sangiran yang merupakan salah satu
Situs Warisan Dunia UNESCO. Situs Sangiran memiliki luas mencapai 56 km²
meliputi tiga kecamatan di Sragen (Gemolong, Kalijambe, dan Plupuh)
serta Kecamatan
Gondangrejo yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar.
Situs Sangiran berada di dalam kawasan Kubah Sangiran yang merupakan bagian
dari depresi Solo, di kaki Gunung Lawu
(17 km dari kota Solo). Museum Sangiran
beserta situs arkeologinya, selain menjadi objek wisata yang menarik juga
merupakan arena penelitian tentang kehidupan pra sejarah terpenting dan
terlengkap di Asia, bahkan dunia. Kami dibagi menjadi dua keloter lagi untuk
masuk ke museum supaya di dalam museum tidak terlalu padat dan informasi yang
diberikan oleh guide tersampaikan
dengan baik. Di dalam museum terdapat beberapa fosil peninggalan purbakala. Kami mengikuti guide
dan mencatat apa yang diinformasikan untuk bahan membuat laporan. Setelah
selesai kami keluar dan disuruh untuk salat dan berganti baju PLS yang
diberikan oleh sekolah.
Perjalanan
dilanjutkan menuju Pasar Grosir Solo (PGS). Bus melaju dengan cukup cepat
karena khawatir PGS sudah tutup. Namun sesampainya di PGS ternyata sudah tutup.
Kemudian kami dialihkan menuju Solo Square yang lokasinya tidak jauh dari PGS.
Kami diberi waktu selama dua jam di Solo Square. Setelah cukup berbelanja,
membeli makanan, atau hanya sekedar berkeliling kami kembali ke dalam bus dan
melanjutkan perjalanan menuju Rumah Makan Taman Sari untuk isoma. Setelah isoma
akhirnya semua sudah selesai dan waktunya untuk kembali ke Magelang. Di
perjalanan kami semua terlelap karena sudah kecapekan. Kami sampai di Magelang
sekitar pukul 23.00 WIB. Terima kasih.





Ya, ya, ya. Terima kasih.
BalasHapusTerima kasih kembali Pak.
BalasHapus